Masino Sinaga

Web Development and PHPMaker

Anda di sini: Beranda / Web Development / Seberapa Efektif Anda Mengelola Data Master/Detail dan Master/Multi-Detail?
Export Data: Ketika Pengguna Membutuhkan Data dalam Format Tertentu
Bagaimana Menangani Pengguna, Peran, dan Hak Aksesnya di Aplikasi Web

Seberapa Efektif Anda Mengelola Data Master/Detail dan Master/Multi-Detail?

Rab, 5 Maret 2014 oleh Masino Sinaga 5 Komentar

Rasanya tidak ada aplikasi berbasis web yang tidak lepas dari pengelolaan data Master/Detail. Yang dimaksud dengan data Master/Detail adalah data yang memiliki relasi antara data induk (parent) dan data anak (child). Istilah Parent/Child jarang sekali digunakan. Orang lebih sering menggunakan istilah Master/Detail. Salah satu contoh data yang memiliki relasi Master/Detail adalah data “Pesanan” (Master), dan data “Detail Pesanan” (Detail). Contoh lainnya: data “Mahasiswa” (Master) dengan data “Mata Kuliah yang Diambil” (Detail), dan sebagainya. Karena data “Master/Detail”, maka relasinya adalah One-To-Many. Satu record Master bisa memiliki beberapa record Detail.

Semakin beragam dan kompleksnya kebutuhan dalam pengolahan data yang memiliki relasi Master/Detail di dunia nyata, menyebabkan relasi data Master/Detail mengalami perkembangan. Relasi yang biasanya hanya antara satu tabel master dengan satu tabel detail, sekarang menjadi antara satu tabel master dengan banyak tabel detail. Istilah “Master/Detail” akhirnya mengalami pergeseran menjadi “Master/Multi-Detail”. Contoh data yang memiliki relasi “Master/Multi-Detail” adalah data “Karyawan” (Master) dengan data “Kompetensi Karyawan” (Detail 1), “Pelatihan Karyawan” (Detail 2), “Anggota Keluarga” (Detail 3), “Penempatan Karyawan” (Detail 4), dan seterusnya.

Perkembangan ini tentu saja menuntut aplikasi web yang kita kembangkan, harus bisa mengakomodir kebutuhan untuk pengelolaan data Master/Multi-Detail secara efektif dan efisien. Tidak hanya bagaimana cara kita bisa menampilkan data Master/Multi-Detail dalam mode read-only pada halaman View (yang menampilkan per satu record Master). Tapi juga bagaimana caranya kita harus bisa menyajikan Form untuk menginput dan mengubah data dalam tampilan Master/Multi-Detail sekaligus kepada Pengguna.

Tentu hal ini tidak mudah dilakukan oleh Web Developer, karena dibutuhkan penanganan validasi yang melibatkan beberapa (minimal tiga) tabel sekaligus untuk Master/Multi-Detail tadi. Atau dalam contoh data Karyawan di atas, maka kita akan melibatkan lima tabel sekaligus! Dibutuhkan cara efektif supaya kita bisa membagi data Detail yang lebih dari satu tadi ke dalam layout yang mudah dilihat (eye-catching dan user-friendly) dan mudah dibuka oleh Pengguna tanpa harus memuat ulang halaman setiap kali berpindah antar tabel detail. Dibutuhkan juga cara yang efektif yang memungkinkan Pengguna dapat menambahkan baris baru atau bahkan menghapus baris yang sudah ada di setiap area Detail sebelum data disimpan ke database.

Dan yang terakhir adalah, bagaimana cara kita harus bisa menangani proses penyimpanan data sekaligus ke semua tabel-tabel yang terkait tadi, ketika pengguna cukup hanya menekan satu tombol saja. Apalagi jika kita harus menerapkan business-logic khusus seperti: “Referential Integrity”, “Cascade Update”, dan “Cascade Delete” untuk seluruh tabel-tabel yang terkait tersebut, betapa kompleksnya kode PHP yang harus kita tulis.

Bayangkanlah jika Anda tidak bisa menerapkan kebutuhan yang kompleks ini pada aplikasi web yang Anda kembangkan, maka berapa lama Pengguna membutuhkan waktu untuk melakukan satu siklus penginputan atau perubahan data yang memiliki relasi Master/Multi-Detail? Dalam contoh di atas yang melibatkan satu tabel Master dan empat tabel Detail, maka Anda harus melakukan empat kali proses berulang untuk setiap relasi “Master/Detail” jika tidak bisa mengimplementasikan “Master/Multi-Detail” sekaligus. Jika saya yang menjadi Penggunanya, rasanya jengkel juga mengoperasikan aplikasi web yang seperti itu!

Oleh karena itu, sudahkah aplikasi web yang Anda kembangkan mampu mengelola data yang memiliki relasi sebagai “Master/Detail” maupun “Master/Multi-Detail”? 🙂

Ditempatkan di bawah: Web Development Ditag dengan:Master/Detail, Master/Multi-Detail, PHPMaker Indonesia

Masino Sinaga

Web Developer pengguna PHPMaker untuk membangun Aplikasi Web sejak tahun 2004. Sampai sekarang masih aktif dan rajin membagikan pengalamannya menggunakan PHPMaker melalui situs masinosinaga.com, ilovephpmaker.com, dan phpmakerprojects.com.

Export Data: Ketika Pengguna Membutuhkan Data dalam Format Tertentu
Bagaimana Menangani Pengguna, Peran, dan Hak Aksesnya di Aplikasi Web

Komentar

  1. hendra mengatakan

    Rab, 10 Juni 2015 pada 4:23 pm

    contoh aplikasinya ini link nya apa pak ?

    Balas
    • Masino Sinaga mengatakan

      Rab, 10 Juni 2015 pada 10:43 pm

      Belum ada contoh aplikasinya. Yang jelas, memang bisa dibuat dari PHPMaker.

      Balas
  2. Ahmad Sukri mengatakan

    Sel, 10 April 2018 pada 7:49 am

    Bagiamana cara kita pilih kolom yang tampil di master ketika link detailnya di klik. karena master yang tampil bisa kita tetntukan sediri ?

    Balas
    • Masino Sinaga mengatakan

      Rab, 2 Mei 2018 pada 9:59 pm

      Anda bisa menggunakan fitur Custom Templates dari dalam project PHPMaker, lokasinya ada di: Code (Server Events, Client Scripts and Custom Templates) -> Custom Templates -> Table-Specific -> Master Record Page -> Custom Template. Silahkan baca topik Custom Templates dari menu Help PHPMaker untuk info dan contoh lebih lanjut.

      Balas

Trackbacks

  1. Mudahnya Menyembunyikan Tombol Add di Halaman Detail dari PHPMaker – Masino Sinaga berkata:
    Kam, 20 November 2014 pukul 11:25 am

    […] dan juga menampilkan beberapa (lebih dari satu) tabel detail sekaligus, seperti pada artikel Seberapa Efektif Anda Mengelola Data Master/Detail dan Master/Multi-Detail?. Juga betapa mudahnya mengambil nilai dari bagian Master untuk ditampilkan pada bagian Detail pada […]

    Balas

Tinggalkan Balasan ke Mudahnya Menyembunyikan Tombol Add di Halaman Detail dari PHPMaker – Masino Sinaga Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos-pos Terbaru

  • Alasan 20 Harus Pakai Masino Extensions: Maximum Record per Page
  • Alasan 19 Harus Pakai Masino Extensions: Custom Breadcrumb Links
  • Alasan 18 Harus Pakai Masino Extensions: Improvement User Level Permissions
  • Alasan 17 Harus Pakai Masino Extensions: Dynamic Permission for Export Data
  • Alasan 16 Harus Pakai Masino Extensions: Confirm Before Save

Menu

  • Siapa Saya?
  • Web Development
  • PHPMaker
  • Umum
  • Syarat dan Ketentuan
  • Sitemap (Peta Situs)
  • Komentar

Komentar Terbaru

  • Demo Masino Extensions for PHPMaker 2026 – Masino Sinaga pada Fitur-Fitur Masino Extensions untuk PHPMaker 2024
  • Masino Sinaga pada Kode Javascript yang Berubah di PHPMaker 2026 dari PHPMaker 2025
  • Angg* pada Kode Javascript yang Berubah di PHPMaker 2026 dari PHPMaker 2025
  • Masino Sinaga pada Cara Menampilkan Tombol Close di Footer Modal buat Custom File yang SkipHeaderFooter-nya Bernilai True
  • Masino Sinaga pada Cara Menampilkan Tombol Close di Footer Modal buat Custom File yang SkipHeaderFooter-nya Bernilai True

Situs Terkait

  1. I Love PHPMaker
  2. Situs Resmi PHPMaker
  3. Forum Diskusi PHPMaker
  4. PHPMaker di IlmuKomputer.com
  5. PHPMaker Projects
  6. PHPMaker Learning

Baru di PHPMaker?

Baca ini terlebih dulu ...

  1. Ayo Menjadi Web Developer yang Cerdas!
  2. PHPMaker: PHP Code Generator + PHP Framework
  3. Pertanyaan-Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan Seputar PHPMaker
  4. Tips buat Anda Pemula yang Baru Mengenal dan Menggunakan PHPMaker
  5. Bacalah Help, Bacalah Help, dan Bacalah Help di PHPMaker!

(c) Masino Sinaga 2009 - 2026 | WordPress | Catat masuk | Kembali ke atas