Seperti tahun-tahun sebelumnya, bulan Juli, Agustus, dan September, adalah masa-masa penantian dirilisnya PHPMaker versi major terbaru. Hari ini sudah menjelang akhir Juli 2025. Itu artinya, dalam beberapa hari ke depan, PHPMaker 2026 akan dirilis.
Kemarin, tepatnya 23 Juli 2025, PHPMaker 2025.12 baru saja dirilis. Ini merupakan versi minor 12 yang dilakukan oleh author-nya, sejak PHPMaker 2025 dirilis sekitar bulan Oktober 2024. Itu artinya, sudah 12 kali dilakukan perbaikan dan penyempurnaan terhadap PHPMaker 2025.
Apa yang mendasari dilakukannya perbaikan dan penyempurnaan sebanyak itu? Jawaban singkatnya adalah karena laporan dan feedback dari seluruh Web Developer yang sudah mulai mencoba dan menggunakannya.
Sudah bukan rahasia lagi bahwa di setiap versi major-nya, pasti ditemukan ada kekurangan maupun bugs di sana sini. Setiap ada temuan-temuan tersebut, maka author PHPMaker segera merespon cepat dengan segera memperbaikinya. Penulis sendiri sudah beberapa kali melaporkan melalui fitur Support mereka.
Author PHPMaker cukup merilis template terbaru di server-nya, lalu Web Developer cukup melakukan update template dari sisi aplikasi PHPMaker, lalu men-generate ulang kembali semua file script seperti biasa. Semudah dan secepat itu.
Setelah itu, sekitar seminggu, dua atau tiga minggu berikutnya, biasanya mereka merilis versi minor yang baru, sama halnya seperti versi minor 2025.12 di atas dirilis. Versi minor terbaru tersebut tentu saja merupakan hasil beberapa perbaikan yang mereka lakukan sejak versi minor sebelumnya mereka rilis.
Ada begitu banyak fitur-baru, penyempurnaan, perbaikan, serta penerapan teknologi terbaru yang digunakan sampai dengan PHPMaker versi 2025.12 tersebut. Sayang sekali jika tidak dioptimalkan oleh para Web Developer yang ingin bekerja dengan cara cerdas dan cerdik.
Semua itu tidak akan pernah terwujud, jika Web Developer tidak pernah mencoba untuk menggunakannya, apalagi jika tidak pernah menge-test fitur-fitur baru yang selalu terdapat di versi major terakhir. Intinya, semua itu tidak akan pernah terwujud, jika Web Developer masih bertahan menggunakan versi major lama.
Ketika kita selalu mengikuti dan menggunakan PHPMaker versi terakhir, maka ada begitu banyak ilmu baru yang kita peroleh sebagai Web Developer. Terjadi proses pembelajaran yang sangat menyenangkan, ketika kita mencoba sambil mempelajari fitur-fitur terbaru di versi terakhir tadi.
Penulis sering heran melihat banyak Web Developer masih bertahan menggunakan PHPMaker versi major lama. Bahkan hari ini Penulis membaca salah satu komentar di salah satu artikel yang masih menggunakan PHPMaker 2018. Haloooo? Hari gene masih pakai versi 2018? Sudah 7 tahun yang lalu? Masih dipakai di tahun 2025? Kemana saja selama ini?
Jika Web Developer masih bertahan menggunakan versi major lama tadi, itu artinya mereka masih menggunakan PHP versi lama juga. Berdasarkan catatan history PHPMaker 2018, versi ini masih menggunakan PHP 7.2, dan tentu saja saat itu belum mendukung PHP 8.
Penting untuk diketahui, bahwa PHP 7.2 tersebut sudah dihentikan support-nya sejak satu atau dua tahun yang lalu! Hal ini tentu saja bisa menimbulkan celah keamanan di sisi aplikasi web yang mereka buat dengan PHPMaker dan PHP versi jadul tersebut. Mengapa? Karena sudah tidak ada lagi dukungan atau support dari author-nya.
Jika ditemukan bugs atau celah keamanan, maka tidak ada lagi perbaikan yang dilakukan. Itu artinya, aplikasi web yang dihasilkan olehnya akan rentan terhadap serangan hacker. Dan itu sangat tidak baik dari sisi manapun, baik si client, user yang menggunakan, maupun si Web Developer-nya.
Jadi, tidak ada alasan bagi kalian Web Developer yang selama ini sudah menggunakan PHPMaker masih bertahan dengan versi major yang lama. Selalu usahakan untuk mengikut versi terakhir PHPMaker, jika kalian tidak ingin ketinggalan dengan teknologi terbaru yang selalu digunakan.
Dan bersiap-siaplah lagi untuk mengikuti PHPMaker versi 2026, versi major berikutnya, yang diharapkan segera rilis dalam beberapa hari ke depan! See? Funny, how time slips away!
Tinggalkan Balasan