Masino Sinaga

A Web Developer Who Helps Web Developers

Anda di sini: Beranda / PHPMaker / Mudahnya Mengimplementasikan Fuzzy Logic di Aplikasi Web dari PHPMaker
Mudahnya Mengosongkan Teks Pencarian di Aplikasi Web dari PHPMaker
Mudahnya Membuat Form Pencarian sebagai Halaman Pertama dari PHPMaker

Mudahnya Mengimplementasikan Fuzzy Logic di Aplikasi Web dari PHPMaker

Sel, 20 Januari 2015 oleh Masino Sinaga 6 Komentar

Beberapa hari yang lalu saya menerima pertanyaan dari salah seorang pengunjung masinosinaga.com yang intinya menanyakan apakah PHPMaker bisa menerapkan fuzzy-logic di Aplikasi Web yang dihasilkan olehnya? Jawabnya tentu saja bisa. Sangat mudah, bahkan!

Di artikel ini saya akan tunjukkan bagaimana mudahnya Anda sebagai Web Developer menerapkan fuzzy-logic di Aplikasi Web yang dihasilkan oleh PHPMaker.

  1. Pertama sekali, buatlah sebuah Database baru di MySQL bernama fuzzylogic. Di dalam Database ini tambahkan sebuah table yang bernama jarak dengan script berikut:

    -- ----------------------------
    -- Table structure for jarak
    -- ----------------------------
    DROP TABLE IF EXISTS `jarak`;
    CREATE TABLE `jarak` (
      `ID` int(11) NOT NULL AUTO_INCREMENT,
      `Nama_Tujuan` varchar(30) DEFAULT NULL,
      `Jarak` double DEFAULT NULL,
      `Dekat` double DEFAULT NULL,
      `Sedang` double DEFAULT NULL,
      `Jauh` double DEFAULT NULL,
      PRIMARY KEY (`ID`)
    ) ENGINE=MyISAM AUTO_INCREMENT=1 DEFAULT CHARSET=latin1;
    
  2. Langkah selanjutnya, buatlah project baru di PHPMaker dengan mengarahkan ke Database di atas. Pastikan Anda memberi tanda centang pada table jarak dari panel Database agar PHPMaker memproses table ini saat generate file script nanti.
  3. Klik tab Code (Server Events, Client Scripts and Custom Templates), lalu pastikan Anda memiliki kode berikut di server event Row_Inserting:

    // Row Inserting event
    function Row_Inserting($rsold, &$rsnew) {
    	// Enter your code here
    	// To cancel, set return value to FALSE
    
    	if ($rsnew["Jarak"] >= 1 && $rsnew["Jarak"] <= 50) {
    		$rsnew["Dekat"] = 1;
    		$rsnew["Sedang"] = 0;
    		$rsnew["Jauh"] = 0;
    	} elseif ($rsnew["Jarak"] > 50 && $rsnew["Jarak"] < 150) {
    		$rsnew["Dekat"] = (((($rsnew["Jarak"] - 50)/100)-1)*-1);
    		$rsnew["Sedang"] = (($rsnew["Jarak"] - 50)/100);
    		$rsnew["Jauh"] = 0;
    	} elseif ($rsnew["Jarak"] >= 150 && $rsnew["Jarak"] < 200) {
    		$rsnew["Dekat"] = 0;
    		$rsnew["Sedang"] = 1;
    		$rsnew["Jauh"] = 0;
    	} else if ($rsnew["Jarak"] >= 200) {
    		$rsnew["Dekat"] = 0;
    		$rsnew["Sedang"] = 0;
    		$rsnew["Jauh"] = 1;
    	}
    	
    	return TRUE;
    }
    
  4. Demikian juga dengan server event Row_Updating, pastikan Anda memiliki kode seperti ini:

    // Row Updating event
    function Row_Updating($rsold, &$rsnew) {
    	// Enter your code here
    	// To cancel, set return value to FALSE
    
    	if ($rsnew["Jarak"] >= 1 && $rsnew["Jarak"] <= 50) {
    		$rsnew["Dekat"] = 1;
    		$rsnew["Sedang"] = 0;
    		$rsnew["Jauh"] = 0;
    	} elseif ($rsnew["Jarak"] > 50 && $rsnew["Jarak"] < 150) {
    		$rsnew["Dekat"] = (((($rsnew["Jarak"] - 50)/100)-1)*-1);
    		$rsnew["Sedang"] = (($rsnew["Jarak"] - 50)/100);
    		$rsnew["Jauh"] = 0;
    	} elseif ($rsnew["Jarak"] >= 150 && $rsnew["Jarak"] < 200) {
    		$rsnew["Dekat"] = 0;
    		$rsnew["Sedang"] = 1;
    		$rsnew["Jauh"] = 0;
    	} else if ($rsnew["Jarak"] >= 200) {
    		$rsnew["Dekat"] = 0;
    		$rsnew["Sedang"] = 0;
    		$rsnew["Jauh"] = 1;
    	}
    	
    	return TRUE;
    }
    
  5. Karena nilai pada field Dekat, Sedang, dan Jauh akan terisi saat sistem menyimpan data baik pada saat menambah data maupun mengubah data, maka kita akan menyembunyikan ketiga field ini pada halaman Add dan Edit. Oleh karena itu, pastikan Anda sudah memiliki kode berikut pada server event Page_Load; masing-masing untuk halaman Add dan Edit (ingat, jadi ada dua kali kode berikut Anda tambahkan, yaitu satu di halaman Add, dan yang lainnya di halaman Edit):

    // Page Load event
    function Page_Load() {
    	//echo "Page Load";
    	$this->Dekat->Visible = FALSE;
    	$this->Sedang->Visible = FALSE;
    	$this->Jauh->Visible = FALSE;
    }
    
  6. Terakhir, silahkan generate semua file script dengan menggunakan PHPMaker seperti biasa.

PHPMaker memang keren. Semoga bermanfaat. 😀

Ditempatkan di bawah: PHPMaker Ditag dengan:Belajar PHPMaker, Page_Load, PHPMaker Indonesia, Row_Inserting, Row_Updating, Server Events, Tutorial PHPMaker

Mudahnya Mengosongkan Teks Pencarian di Aplikasi Web dari PHPMaker
Mudahnya Membuat Form Pencarian sebagai Halaman Pertama dari PHPMaker

Komentar

  1. erlangga mengatakan

    Sel, 20 Januari 2015 pada 9:14 am

    WaĦ makasih pak,
    Sudah saya praktekkan dan berhasil pak.
    Terima kasih banyak untuk respon nya.

    Ohiya pak.
    Saya ingin tanya sedikit.
    Saya kan menggunakan PHPMaker yang Trial Version sekarang.
    Apakah ada bedanya untuk versi yang Trial dengan yang sudah Register License ?

    Reply
    • Masino Sinaga mengatakan

      Sel, 20 Januari 2015 pada 10:07 am

      Sama-sama. Jadi gimana, enak kan pakai PHPMaker? Hehehe… 😀

      Mengenai perbedaan antara versi Trial dan Registered, hanya di fitur Extensions saja. Selebihnya sama. Untuk yang versi Trial, maka hanya 4 Extensions saja yang tersedia dan bisa digunakan maksimal 30 hari, sedangkan untuk yang versi Registered, maka ada 10 Extensions yang tersedia dan tidak ada batasan maksimal waktu lama penggunaan.

      Reply
      • riskon mengatakan

        Sel, 20 Januari 2015 pada 7:17 pm

        Bagaimana Jika kita menggunakan / membuat aplikasi dgn PHP Maker yg Trial Version ( sblum 30 hari) ,
        Jika aplikasi tersebut benar2 digunakan apakah ada efeknya ?
        misalnya Error pada saat tertentu (pada waktu mendatang) atau ada efek yg lain ?

        Reply
        • Masino Sinaga mengatakan

          Sel, 20 Januari 2015 pada 7:23 pm

          Tidak ada efek sama sekali. Anda bisa membuat Aplikasi Web dalam kurun waktu 30 hari tersebut tanpa adanya batasan di dalam source code-nya.

          Reply
  2. Lita mengatakan

    Kam, 30 Agustus 2018 pada 9:32 am

    bagaimana yah? cara untuk implementasi kan lojika fuzzy ke web ? saya bingun banget

    Reply
    • Masino Sinaga mengatakan

      Kam, 8 November 2018 pada 6:17 pm

      Lha kan di artikel ini sudah ada contohnya. Tinggal ikutin dan coba saja.

      Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos-pos Terbaru

  • Alasan 21 Harus Pakai Masino Extensions: Form Wizard dengan jQuery SmartWizard v7
  • Alasan 20 Harus Pakai Masino Extensions: Maximum Record per Page
  • Alasan 19 Harus Pakai Masino Extensions: Custom Breadcrumb Links
  • Alasan 18 Harus Pakai Masino Extensions: Improvement User Level Permissions
  • Alasan 17 Harus Pakai Masino Extensions: Dynamic Permission for Export Data

Menu

  • Siapa Saya?
  • Web Development
  • PHPMaker
  • Umum
  • Syarat dan Ketentuan
  • Sitemap (Peta Situs)
  • Komentar

Komentar Terbaru

  • Alasan 21 Harus Pakai Masino Extensions: Form Wizard dengan jQuery SmartWizard v7 pada Alasan 10 Harus Pakai Masino Extensions: Form Wizard
  • Masino Sinaga pada Kode Javascript yang Berubah di PHPMaker 2026 dari PHPMaker 2025
  • Masino Sinaga pada Kode Javascript yang Berubah di PHPMaker 2026 dari PHPMaker 2025
  • Charly pada Kode Javascript yang Berubah di PHPMaker 2026 dari PHPMaker 2025
  • Charly pada Kode Javascript yang Berubah di PHPMaker 2026 dari PHPMaker 2025

(c) Masino Sinaga 2009 - 2026 | WordPress | Catat masuk | Kembali ke atas