Masino Sinaga

A Web Developer Who Helps Web Developers

Anda di sini: Beranda / PHPMaker / Hati-Hati Menggunakan Beberapa Method Terkait Message Berikut di PHPMaker 2025
Begini Cara Memuat Tables dari Database Secara Dinamis di PHPMaker 2025
Custom Template Code + Masino Extensions for PHPMaker 2025

Hati-Hati Menggunakan Beberapa Method Terkait Message Berikut di PHPMaker 2025

Sen, 17 Februari 2025 oleh Masino Sinaga 6 Komentar

Di setiap versi major terbarunya, PHPMaker selalu melakukan perbaikan sekaligus improvisasi terhadap beberapa fitur yang sering digunakan. Salah satunya adalah fitur pesan atau Message yang ditampilkan di layar pengguna.

Jika di versi 2024 dan sebelumnya kita bisa menggunakan method setMessage beberapa kali untuk mengeset dan menampilkan beberapa pesan sekaligus, maka di versi 2025 hal itu tidak berlaku lagi. Artinya, di versi 2025 kita harus berhati-hati menggunakannya.

Mengapa? Karena di versi 2025, Message yang diset terakhirlah yang hanya akan ditampilkan. Supaya tidak bingung, perhatikan contoh berikut.

$this->setMessage("Ini pesan pertama");
$this->setMessage("Ini pesan kedua");
$this->setMessage("Lalu ini yang ketiga");

Seperti yang kalian lihat, tiga baris kode di atas artinya akan menampilkan Message atau pesan sebanyak 3 kali. Pada PHPMaker versi 2024 dan sebelumnya, maka ketiga pesan tersebut akan ditampilkan semuanya dalam satu kotak dialog. Bisa melalui Bootstrap Toast Message atau langsung melekat di atas halaman.

Nah, di PHPMaker versi 2025, maka hanya pesan yang ketigalah yang ditampilkan. Pesan pertama dan kedua akan diabaikan. Itu artinya, method setMessage di versi 2025 akan menimpa pesan-pesan sebelumnya (jika ada). Pertanyaannya, bagaimana mengatasi hal tersebut?

Gampang sekali. Cukup dengan mengubah kode di atas menjadi seperti ini:

$this->setMessage("Ini pesan pertama");
$this->addMessage("Ini pesan kedua");
$this->addMessage("Lalu ini yang ketiga");

Itu artinya, jika kita ingin menambahkan pesan kedua dan seterusnya, maka pastikan menggunakan method addMessage. Sedangkan pesan yang ditampilkan pertama kali, maka wajib menggunakan method setMessage.

Hal yang sama berlaku juga untuk method setSuccessMessage, setWarningMessage, dan setFailureMessage.

$this->setSuccessMessage("Ini pesan sukses pertama");
$this->addSuccessMessage("Ini pesan sukses kedua");
$this->addSuccessMessage("Lalu ini sukses yang ketiga");
$this->setWarningMessage("Ini pesan warning pertama");
$this->addWarningMessage("Ini pesan warning kedua");
$this->addWarningMessage("Lalu ini warning yang ketiga");
$this->setFailureMessage("Ini pesan failure pertama");
$this->addFailureMessage("Ini pesan failure kedua");
$this->addFailureMessage("Lalu ini failure yang ketiga");

Dari beberapa contoh di atas, fungsi dari setiap nama-nama method di atas menjadi lebih masuk akal, dibandingkan dengan method di versi 2024 dan versi-versi sebelumnya menjadi sudah tidak relevan lagi.

Kesimpulannya, berusahalah untuk selalu menggunakan PHPMaker versi major yang terakhir, karena selalu ada perbaikan dan improvisasi di sana. Pengalaman dalam mengembangkan aplikasi web pun bisa menjadi jauh lebih menyenangkan lagi.

Ditempatkan di bawah: PHPMaker Ditag dengan:addMessage, addSuccessMessage, Belajar PHPMaker, PHPMaker 2025, PHPMaker Indonesia, setMessage, setSuccessMessage, Tutorial PHPMaker

Begini Cara Memuat Tables dari Database Secara Dinamis di PHPMaker 2025
Custom Template Code + Masino Extensions for PHPMaker 2025

Komentar

  1. Prabowo KY mengatakan

    Kam, 6 Maret 2025 pada 2:26 pm

    Pak, saya masih pakai versi 2022. Per kemarin 05 Maret 2025 sampai hari ini, saat pakai, PHPmakernya tidak bisa konek ke server HKVstore. Apakah memang sedang problem servernya kah?

    Reply
    • Masino Sinaga mengatakan

      Kam, 6 Maret 2025 pada 7:28 pm

      Betul, kemarin server PHPMaker sempat bermasalah beberapa jam.

      Tapi hari ini sudah normal kembali. Silahkan dicoba lagi.

      Reply
  2. Fikri mengatakan

    Kam, 13 Maret 2025 pada 9:44 am

    Hallo pak, perkenalkan saya fikri saya sudah menggunakan phpmaker dari versi 2020, nah kebetulan saya rencana ingin membeli phpmaker 2025, tapi saya melihat ada aplikasi lain bernama phprad dan saya cukup tertarik, saya sudah membaca di artikel bapak yang ini
    https://www.masinosinaga.com/phpmaker/antara-phprad-sqlmaestro-php-code-generator-dan-phpmaker/
    dan mungkin karena ini artikel lama beberapa masalah bapak yang lalu mungkin sudah ter solve, apakah mungkin pak masino bisa melakukan review ulang hehehe, karena saya menghormati pendapat pak masino terkait PHPrad yang versi terbaru.
    terima kasih

    Reply
    • Masino Sinaga mengatakan

      Kam, 13 Maret 2025 pada 10:44 am

      Halo mas Fikri. Terima kasih sudah mampir.

      Sampai sekarang PHPRad masih belum mendukung pemakaian Primary Key lebih dari satu.

      O iya, mereka memperkenalkan RadSystems, dimana di PHPRad versi klasik yang dulu saya gunakan, sudah termasuk di dalamnya.

      Selain itu, mereka juga membuat produk sejenis dengan menggunakan Frontend Framework VueJS, Quasar, PrimeReact, dan Bootstrap 5. Sedangkan untuk Backend Framework-nya, ada Laravel, Phyton, NodeJS, dan ASP.Net Core.

      Satu atau dua tahun lalu, saya pernah mencoba produk mereka selain PHPRad klasik itu, dan jujur saya tidak nyaman menggunakannya. Mengapa?

      Karena untuk men-generate script file untuk menghasilkan aplikasi web-nya, dibutuhkan kapasitas penyimpanan hardisk yang sangat besar. Untuk setiap project, mereka harus mendownload sekitar 300 – 400 MB, dan buat saya itu sangat sangat boros, sangat tidak efektif, dan sangat tidak efisien.

      Apalagi untuk menjalankan satu aplikasi web, maka hanya bisa ada satu web server virtual yang bisa dijalankan. Saya tidak bisa membuka lebih dari satu aplikasi web yang berbeda di satu browser yang sama. Proses development menjadi sangat ribet dan bertele-tele.

      Reply
      • Fikri mengatakan

        Kam, 13 Maret 2025 pada 11:15 am

        Halo Pak, terima kasih banyak sudah meluangkan waktu untuk membalas pesan saya. Saya sangat menghargai opini Bapak Masino. Kalau begitu, saya akan tetap melanjutkan di jalur PHPMaker saja hehehe. 🙏

        Reply
        • Masino Sinaga mengatakan

          Kam, 13 Maret 2025 pada 11:27 am

          Sama-sama mas Fikri.

          Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos-pos Terbaru

  • Alasan 21 Harus Pakai Masino Extensions: Form Wizard dengan jQuery SmartWizard v7
  • Alasan 20 Harus Pakai Masino Extensions: Maximum Record per Page
  • Alasan 19 Harus Pakai Masino Extensions: Custom Breadcrumb Links
  • Alasan 18 Harus Pakai Masino Extensions: Improvement User Level Permissions
  • Alasan 17 Harus Pakai Masino Extensions: Dynamic Permission for Export Data

Menu

  • Siapa Saya?
  • Web Development
  • PHPMaker
  • Umum
  • Syarat dan Ketentuan
  • Sitemap (Peta Situs)
  • Komentar

Komentar Terbaru

  • Alasan 21 Harus Pakai Masino Extensions: Form Wizard dengan jQuery SmartWizard v7 pada Alasan 10 Harus Pakai Masino Extensions: Form Wizard
  • Masino Sinaga pada Kode Javascript yang Berubah di PHPMaker 2026 dari PHPMaker 2025
  • Masino Sinaga pada Kode Javascript yang Berubah di PHPMaker 2026 dari PHPMaker 2025
  • Charly pada Kode Javascript yang Berubah di PHPMaker 2026 dari PHPMaker 2025
  • Charly pada Kode Javascript yang Berubah di PHPMaker 2026 dari PHPMaker 2025

(c) Masino Sinaga 2009 - 2026 | WordPress | Catat masuk | Kembali ke atas