Saya heran kenapa masih banyak orang yang menyebut istilah “data-data” daripada “data”. Padahal, seperti yang kita ketahui, “data” itu maknanya jamak (plural). Sedangkan bentuk tunggal dari “data” adalah “datum”. Tapi istilah “datum” jarang atau malah tidak pernah digunakan (paling tidak, itu yang selama ini saya amati). Pernahkah ada orang yang menyebutkan “datum-datum”? Hampir tidak pernah! Sepertinya akan lebih baik jika mereka cukup menyebutkan “data” saja, dan bukan “data-data” seperti yang selama ini sering kita lihat melalui media televisi.
Penggunaan istilah “data-data” selama ini sebagian besar digalakkan oleh para pembaca berita atau presenter di televisi. Bahkan mereka yang terlibat di dalam suatu program acara di televisi itu pun, baik yang diwawancarai; maupun yang mewancarai ikut-ikutan dan latah. Tidak itu saja, pejabat negara yang sering berpidato, tokoh publik, artis, maupun masyarakat (yang terakhir ini tentu saja terpengaruh dari yang sebelumnya disebutkan tadi), dengan bangga dan lantangnya mengatakan “data-data”, tanpa merasa janggal atau merasa bersalah sedikitpun.
Yang saya lebih tidak habis pikir lagi adalah, apakah produser suatu acara di televisi itu tidak belajar bahasa Indonesia ya? Padahal, yang namanya istilah yang sering disebut secara berulang-ulang, pastilah prosedur acara itu seharusnya (bahkan wajib hukumnya) sudah memahami makna kata “data”, sehingga di setiap acara mereka wajib mengingatkan agar anak buahnya tidak menyebut istilah “data-data”? Berarti selama ini tidak ada satu orang pun yang mengawasi dan mengkoreksi apa yang sudah mereka sampaikan lewat program acara televisi tadi. Hm, luar biasa!
Ya begitulah akhirnya, orang-orang itu secara langsung dan tidak langsung ikut berperan serta menyebarluaskan istilah yang tidak tepat, dan pada akhirnya menjadi istilah yang dibenarkan di lingkungan masyarakat sampai saat ini. Sungguh suatu kondisi yang memprihatinkan.
Baiklah kalau ternyata mereka belum mengetahui istilah yang benar, meskipun tetap saja sangat aneh rasanya mereka tidak mengetahui istilah “data” adalah yang tepat. Mari kita maafkan saja kesalahan dan dosa mereka, sama seperti Tuhan telah mengampuni kesalahan dan dosa kita.
Kalau ternyata Anda baru kali ini tahu perbedaan antara “datum” dan “data” dan selama ini Anda termasuk salah satu dari sekian banyaknya orang yang pernah menggunakan istilah “data-data”, maka saya menganjurkan agar Anda pada hari ini juga segera bertobat dan kembalilah ke jalan yang benar. Mohon dengan sangat untuk tidak latah atau tidak ikut-ikutan atau tidak menyebutkan lagi istilah “data-data” setelah Anda membaca artikel ini. Cukup katakan “data”!
Tolong jangan melakukan kesalahan yang sama lebih dari satu kali, dan tolong sebar-luaskan artikel ini kepada siapa pun. Terima kasih.
Indonesia
English
Betul sekali anda.. Saya pun baru m’ngetahui nya dari anda.Trims ya info nya….Smoga banyak lagi info2 bagi yg awam bahasa Indonesia…
Data dalam bahasa Inggris memang berarti jamak, sedangkan kata tunggalnya adalah datum. Tetapi petutur Bahasa Indonesia tidak pernah menggunakan kata datum sebagai kata serapan yang tunggal. Hampir semua petutur menggunakan data sebagai kata serapan tunggal, sehingga kata jamaknya adalah data-data. Kalau ada petutur yang menggunakan datum sebagai kata serapan tunggal, malah lucu dan tidak dimengerti karena kata datum tidak dikenal dalam Bahasa Indonesia. Terima kasih.
Justru karena mereka belum mengerti itulah makna tunggal dari “data” tersebut, makanya mereka masih menyebutkan “data-data”. Jika mereka sudah tahu bahwa makna tunggal dari “data” adalah “datum”, maka mereka bakalan tidak akan pernah lagi menyebutkan “data-data”. Istilah atau kata asing yang diserap menjadi bahasa Indonesia, maka secara otomatis makna tunggal kata tersebut akan otomatis diserap juga, meskipun kenyataannya banyak masyarakat yang belum tahu makna tersebut (baca: menganggap lucu kedengarannya).
Info tambahan: pengalaman saya ketika di meja sidang Tugas Besar masa akhir perkuliahan, saya sempat nyeletuk “data-data” dan itu ditegur keras oleh dosen penyidang saya. Intinya: Cukup katakan “data” dan bukan “data-data”! Dari situ, saya ingin sharing supaya masyarakat Indonesia tidak latah menggunakan istilah yang ternyata selama ini salah digunakan secara rame-rame.
Saya setuju dengan pak Masino Sinaga karena sebagian besar penduduk Indonesia tidak tahu kata datum itu sendiri. Saya saja baru tahu. Bahkan saya belum pernah dengar dari anak sekolahan tentang kata datum. Apa mereka sudah tahu apa belum ya?
Wah! Saya belum tahu ini! Trims infonya. Subscribed ya.
Keep posting!!
Dulu sekali guru favorit saya, guru mata pelajaran Bahasa Indonesia saya membahas masalah ini di kelas kami. Tp seiring waktu, saya pun khilaf dan tidak pernah ambil pusing dengan pemakaian kata data-data, setelah saya membaca tulisan ini, sy bertekad untuk “bertobat” dan mencoba menyampaikan juga ke yang lain. Makasih Mas unmtuk reminder-nya
setuju juga sih
seperti kalo dibilang payudara itu sudah artinya pasangan hehe
kalo disebut payudara-payudara justru kebayangnya malah banyak kekeke.
kalo mau dicermati hampir semua bahasa di dunia ada kesalahan pemaknaannya.
bahkan mengenai kata baku bahasa Indonesia saja terjadi ketidakkonsistenan (nah ini bakunya apa?).
ada satu contoh yang saya temukan kira-kira seperti ini:
dulu yang bener adalah ‘obyektif’ terus jaman orba diganti jadi ‘objektif’, nah baru2 ini baru saya temukan bakunya malah balik lagi jadi obyektif.
maunya apa coba?
jadi kalo saya liat tidak ada konsep yang paling benar, hanya ada improvisasi dan peraturan2 yang dibuat tidak berdasarkan fungsionalitas dan hal yang masuk akal, melainkan hanya sebagai peraturan yang mau tidak mau harus diikuti.
Bagus ini. Sangat membantu.
Jujur, saya mencari artikel seperti ini karena ditanyai dosen pembimbing saya mengenai perbedaan “data” dan “datum” saat mengoreksi skripsi saya. Saya hanya bisa menjawab tidak tahu. Thanks Masino Sinaga atas pencerahannya. ^^
Setuju bgt bang Sinaga
Selaku mahasisiwi Statistika, data itu sangat karib bgt dgn dunia saya..
Sejak semester I saya sudah ditekankan oleh dosen saya mengenai perbedaan kata ‘data’ dan ‘datum’,
Itu artinya bahwa hal itu sgt krusial bgt bwt diketahui semua org yg ingin mendapatkan informasi yg akurat (mengingat bahwa informasi merupakan data yg sudah diolah)
Bravo
Betul. Yang saya dengar di acara televisi dan berita masih banyak yang menyebut data-data. Bahkan POLRI sendiri sering menggunakan istilah tersebut.
betul,
pengertian data dan datum tidak banyak orang tau
tetapi kalau lulusan sistem informasi pasti tau apa itu datum dan data