<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Masino Sinaga</title>
	<atom:link href="http://www.masinosinaga.com/id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.masinosinaga.com/id/</link>
	<description>Tak pernah berhenti berinovasi ...</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Dec 2012 11:17:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Seandainya Semua Orang Merayakan Malam Tahun Baru di Rumah Masing-Masing</title>
		<link>http://www.masinosinaga.com/id/umum/seandainya-semua-orang-merayakan-malam-tahun-baru-di-rumah-masing-masing/</link>
		<comments>http://www.masinosinaga.com/id/umum/seandainya-semua-orang-merayakan-malam-tahun-baru-di-rumah-masing-masing/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Dec 2012 10:00:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Masino Sinaga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[kebaktian syukur tahun baru]]></category>
		<category><![CDATA[momen tahun baru]]></category>
		<category><![CDATA[pergantian tahun]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru Masehi]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi malam tahun baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.masinosinaga.com/?p=186</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini saya tulis pada hari Minggu, 30 Desember 2012, kurang lebih satu hari menjelang malam pergantian tahun baru 2013. Tiba-tiba saya mempunyai kerinduan yang sangat saya sadari sudah jelas tidak mungkin diwujudkan oleh seluruh manusia di muka bumi ini. Apakah mungkin jika semua orang merayakan malam pergantian tahun baru di rumahnya masing-masing; berkumpul bersama [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel ini saya tulis pada hari Minggu, 30 Desember 2012, kurang lebih satu hari menjelang malam pergantian tahun baru 2013. Tiba-tiba saya mempunyai kerinduan yang sangat saya sadari sudah jelas tidak mungkin diwujudkan oleh seluruh manusia di muka bumi ini. <strong>Apakah mungkin jika semua orang merayakan malam pergantian tahun baru di rumahnya masing-masing; berkumpul bersama anggota keluarganya, saling introspeksi diri, saling bermaaf-maafan, menyatakan keinginan dan janjinya di tahun yang baru, untuk berusaha berbuat lebih baik lagi, kepada sesama manusia, terlebih kepada Tuhannya?</strong></p>
<p>Pasti, yang pertama sekali tidak setuju dengan ide &#8220;gila&#8221; saya ini adalah mereka para pengusaha, artis, pekerja, serta pelaku bisnis dunia atau hiburan malam. Pastilah mereka akan kehilangan tamu, pekerjaan, dan lain sebagainya jika hal ini benar-benar terwujud. Meskipun hal ini tidaklah sepenuhnya benar, karena masih ada hari-hari lainnya yang akan menggantikan satu malam itu saja. </p>
<p>Jika saja semua orang merayakan malam pergantian tahun baru di rumah masing-masing (pengertian &#8220;di rumah masing-masing&#8221; tidaklah harus selalu demikian, tapi bisa juga diartikan dengan pulang ke rumah orang tua/mertua) dengan mengadakan kebaktian syukur, maka tidak akan ada lagi bunyi petasan atau mercon, juga tidak akan ada lagi kembang api dengan bunyi yang memekakkan telinga, tidak akan ada lagi pesta dan hiruk pikuk yang menghambur-hamburkan uang yang demikian borosnya. Bukankah uang sebesar itu akan lebih baik lagi diberikan kepada mereka yang tidak bisa makan, hidup dalam kekurangan dan kemiskinan, fakir miskin, panti asuhan, dan orang-orang lainnya yang sangat membutuhkan? Coba bayangkan, kalau saja semua uang yang &#8220;dibakar&#8221; untuk menghidupkan petasan dan kembang api itu diberikan kepada mereka yang sangat membutuhkan. Alangkah indahnya dunia ini. Alangkah damainya hidup di dunia ini.</p>
<p>Teringat kembali kepada kebiasaan atau tradisi keluarga saya yang selalu merayakan pergantian tahun baru, di mana beberapa menit sebelum pukul 24.00 tanggal 31 Desember, atau menjelang pukul 00.01 tanggal 1 Januari tahun berikutnya, kami semua berkumpul di ruang keluarga, untuk mengikuti kebaktian syukur keluarga di akhir dan menjelang awal tahun yang baru. Waktu itu, ayah saya masih ada. Beliaulah yang selalu mengajarkan kepada kami kebiasaan yang sangat baik ini. Bagi kami yang pada waktu itu masih anak-anak, jam segitu adalah masa-masa yang paling berat, karena lagi ngantuk-ngantuknya, seakan-akan berat sekali kalau harus bangun di tengah malam. Tapi dengan sabarnya, beliau membangunkan kami, membujuk kami, bahkan kadang-kadang sedikit memaksa kami untuk bangun dan mengikuti acara tersebut. Begitulah yang memang saya rasakan waktu itu. Sekarang saya tahu, bahwa semua itu banyak sekali manfaat positif yang bisa diambil. </p>
<p>Di acara kebaktian syukur malam pergantian tahun yang dipimpin oleh ayah saya itu, kami sama-sama bernyanyi, memuji dan memuliakan nama Tuhan. Bersyukur sambil introspeksi diri, terhadap apa yang sudah kami lakukan selama satu tahun terakhir ini. Lalu berdoa kepada Tuhan, mengucap syukur atas perlindunganNya kepada kami selama satu tahun ini, dan juga memohon agar Tuhan senantiasa melindungi kami dan memberikan kami kekuatan untuk selalu berbuat yang terbaik terhadap sesama manusia dan kepada Tuhan. Ayah saya lalu membacakan beberapa ayat firman Tuhan dari Alkitab, kemudian memberikan nasehat kepada kami anak-anaknya, untuk selalu mengandalkan dan berserah kepada Tuhan. Di setiap langkah dan kegiatan kami, jangan lupa untuk selalu mengingat Tuhan. Di akhir acara itu, tak lupa kami pun diajarkan untuk berani mengungkapkan isi hati kami. Istilah dalam bahasa Batak-nya: &#8220;Mandok Hata&#8221;. </p>
<p>Bagi kami yang waktu itu masih anak-anak dan belum pandai/berani bicara, ayah saya selalu memberikan motivasi kepada kami minimal untuk mengucapkan: &#8220;Selamat tahun baru buat Bapak dan Mama&#8221;. Bagi anak-anak yang sudah mulai beranjak dewasa dan sudah mulai &#8220;bisa&#8221; berbicara, kami selalu diajarkan untuk mengungkapkan isi hati kami masing-masing. Tak lupa juga untuk saling menyampaikan permohonan maaf kepada semua anggota keluarga, dan terakhir mengucapkan &#8220;Selamat Tahun Baru&#8221;. Dimulai dari yang paling kecil/muda sampai kepada yang tertua ayah saya sebagai kepala rumah tangga. Bahkan, orang tua pun tidak perlu malu meminta maaf kepada anak-anaknya. Di situlah makna kerendahan hati yang harus ada di dalam diri kita. Tidak ada rasa gengsi yang tidak pada tempatnya. Semuanya dilakukan dengan rasa khidmat, bukan sekedar formalitas belaka. Ada rasa plong yang luar biasa ketika acara ini bisa diikuti dan menghasilkan makna untuk mulai melangkah di tahun yang baru.</p>
<p>Tapi, begitu ayah saya sudah tidak ada lagi saat ini, barulah saya merasakan betul bahwa apa yang sudah beliau ajarkan kepada kami itu, maknanya memang sangatlah dalam. Bahkan tak ternilai harganya dan tak tergantikan dengan apapun. Jika seandainya saya diundang ke suatu acara pesta malam pergantian tahun dengan segala kemeriahannya, dengan segala hiruk-pikuknya, dengan suara petasan, kembang api, acara musik, dan sebagainya, jujur saja, saya lebih memilih melakukan acara kebaktian syukur dengan keluarga saya. Meskipun, di beberapa tahun belakangan ini, kami harus belajar lagi untuk bersabar, melakukan kebaktian di tengah-tengah suara petasan dan mercon yang demikian kerasnya di sekitar rumah kami. Dari sini saya pribadi belajar, bahwa kami tidak boleh marah dan kesal terhadap semua kondisi itu. Kadang-kadang, di tengah acara tengah malam yang demikian khusuknya itu, tiba-tiba bunyi suara petasan yang sangat memekakkan telinga. </p>
<p>Tapi, ya begitulah yang terjadi saat ini. Momen pergantian tahun baru sudah menjadi fenomena biasa jika dirayakan dengan pesta mercon dan kembang api yang demikian borosnya. Seolah ada yang kurang jika malam tahun baru dirayakan tanpa pesta mercon dan kembang api dengan suaranya yang demikian keras. Semakin hari, orang-orang semakin lupa dengan kebiasaan baik yang dulu diajarkan oleh orang tua kita. Bagi sebagian orang lainnya, mereka menganggap tradisi itu sudah kuno, tidak perlu dilaksanakan lagi di jaman ini. Bahkan, ada beberapa orang yang sudah mulai mempengaruhi anggota keluarganya untuk bergabung dengan kemeriahan pesta kembang api di tempat-tempat tertentu, daripada harus mengikuti kebaktian syukur malam pergantian tahun baru di rumahnya masing-masing. </p>
<p>Alangkah indahnya jika seandainya kita yang dulu berperan sebagai anak, termasuk bagi kita yang sekarang sudah berganti peran menjadi orang tua bagi anak-anak kita, sekaligus masih memiliki orang tua (entah itu Bapak dan Ibu, atau salah satu di antara mereka yang saat ini masih hidup di tengah-tengah kita), sudah saatnya kita selalu berbuat hal yang baik dan yang sama, yang diajarkan orang tua kepada kita. Inilah tradisi keluarga yang menurut saya tidak boleh hilang sampai kapanpun. Momen ini bahkan bisa dijadikan cermin jika di hari-hari selanjutnya manusia mengalami masalah di kehidupannya. Ingatlah kembali momen malam Tahun Baru tadi, pasti setiap manusia akan kuat dan yakin dalam mengatasi permasalahannya.</p>
<p>Berkali-kali, saya sering berkata dalam hati, bahwa memang sudah seharusnyalah setiap manusia di muka bumi ini untuk senantiasa mengucap syukur kepada Tuhannya, terlebih di momen pergantian tahun. Bahkan, menurut hemat saya, tidak perlu kita memilah-milah, apakah ini cocok dilakukan oleh agama tertentu saja. Bagaimana dengan agama tertentu lainnya? Menurut hemat saya pribadi, semua agama pasti mengajarkan hal yang positif, hal yang baik, hal yang menginspirasi, untuk selalu berbuat terbaik sambil tetap introspeksi diri, saling bermaaf-maafan, dan berjanji untuk selalu berbuat terbaik dan lebih baik lagi di momen pergantian tahun yang selama ini sudah sama-sama kita gunakan dalam kehidupan di dunia ini. </p>
<p>Kembali kepada kerinduan saya di judul artikel ini, apakah mungkin hal itu diwujudkan? Memang, tidak mungkin saya mengubah dunia seorang diri. Tapi paling tidak, saya hanya berandai-andai saja. Suatu kerinduan, yang wajar bagi seorang manusia biasa. Sederhana sebenarnya. Kalau saja semua manusia melakukan ibadah atau kebaktian syukur di momen pergantian tahun, yakinlah tidak akan ada lagi kekacauan di muka bumi. Tidak akan ada lagi permusuhan. Tidak akan ada lagi kebencian. Tidak akan ada lagi pertengkaran antara anak dengan orang tua, antara menantu dengan mertua, antara suami dengan istri, antara sesama kerabat, antara sesama manusia. Tidak akan ada lagi perceraian. Tidak akan ada lagi kedengkian. Tidak akan ada lagi kemarahan. Tidak akan ada lagi dendam yang terus membekas. Tidak akan ada lagi peperangan. Manusia menjadi terbiasa untuk belajar saling menghargai sesamanya; termasuk menghargai perbedaan di tengah-tengah kehidupan yang memang tidak akan pernah bisa kita hindari. Manusia pun akan berlomba-lomba untuk selalu berbuat yang terbaik, lebih baik lagi, dan belajar untuk senantiasa merendahkan hatinya, supaya apapun yang dilakukan tidak ada yang mengganjal di hati.</p>
<p>Baiklah. Sebagai manusia, memang harus jujur kita mengatakannya bahwa hal itu (kadang-kadang) susah mewujudkannya. Pasti Anda akan mengatakan kepada saya: &#8220;Enak saja kamu bilang seperti itu, tapi coba kamu wujudkan, apa bisa?&#8221; Saya rasa semua pasti setuju, bahwa tidak ada hal mustahil di dunia ini jika manusia selalu berusaha untuk belajar setiap hari. Kalau saja semua manusia kembali bercermin terhadap momen pergantian tahun baru ini, bukankah kelak setiap ada permasalahan sekecil bahkan seberat apapun yang melanda manusia di muka bumi ini, maka manusia akan kembali mengingat janji dan tekad yang sudah dinyatakannya pada momen pergantian malam tahun baru tadi? Bukankah semua ini adalah logika sederhana yang tidak sulit untuk dilaksanakan oleh manusia?</p>
<p>Bukankah manusia memang harus senantiasa belajar dan belajar, sampai kematian menjemput setiap diri kita masing-masing, nanti? Bukankah memang manusia harus senantiasa mengingat Tuhannya? Berserah kepada Tuhannya? Lalu, untuk apa kita hidup di muka bumi ini kalau tidak untuk saling mengasihi kepada sesama manusia, terutama kepada Tuhannya? Lalu untuk apa kita ikut-ikutan merayakan pesta malam pergantian tahun baru dengan menghambur-hamburkan uang, membakar petasan dan kembang api, tanpa berusaha mengambil makna yang sangat dalam dan indah di momen pergantian tahun baru ini? Apakah selama ini kita terbuai dengan kemeriahan semu di malam pergantian tahun itu? Jujurkah kita mengakui bahwa selama ini kita sudah keluar dari tradisi keluarga yang demikian baiknya itu?</p>
<p>Akhir kata, saya ingin bilang bahwa tulisan ini tidak niat sedikitpun untuk membanggakan atau menyombongkan diri atau keluarga saya. Dari tulisan ini, saya hanya ingin berbagi pengalaman mengenai apa saja yang selama ini sudah kami lakukan dalam menyambut malam tahun baru. Tulisan ini hanyalah keinginan seorang manusia biasa yang sangat mendambakan makna kedamaian saat momen pergantian dari tahun yang lama ke tahun yang baru; yang bagi kebanyakan orang sering diabaikan bisa mempengaruhi makna kehidupannya untuk satu tahun ke depan. Tulisan ini hanyalah ingin menyadarkan minimal bagi diri saya sendiri (termasuk keluarga saya), untuk tetap meneruskan kebiasaan baik yang sudah diajarkan oleh orang tua kepada saya. Tulisan ini juga ingin menyadarkan diri saya, bahwa meskipun keinginan saya itu tidak akan pernah bisa terpenuhi, saya belajar untuk senantiasa merendahkan hati saya di hadapan sesama manusia lainnya, terlebih di hadapan Tuhan.</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.masinosinaga.com%2Fid%2Fumum%2Fseandainya-semua-orang-merayakan-malam-tahun-baru-di-rumah-masing-masing%2F&amp;title=Seandainya%20Semua%20Orang%20Merayakan%20Malam%20Tahun%20Baru%20di%20Rumah%20Masing-Masing" id="wpa2a_2"><img src="http://www.masinosinaga.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.masinosinaga.com/id/umum/seandainya-semua-orang-merayakan-malam-tahun-baru-di-rumah-masing-masing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mengisi Ulang Pulsa Kartu Telepon As Lewat KlikBCA</title>
		<link>http://www.masinosinaga.com/id/umum/cara-mengisi-ulang-pulsa-kartu-telepon-as-lewat-klikbca/</link>
		<comments>http://www.masinosinaga.com/id/umum/cara-mengisi-ulang-pulsa-kartu-telepon-as-lewat-klikbca/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Dec 2012 06:30:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Masino Sinaga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.masinosinaga.com/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu saya baru saja menggunakan Kartu Telepon As dari Telkomsel untuk mempermudah komunikasi antar anggota keluarga. Hal ini bermula ketika Ibu saya mengusulkan supaya saya menggunakan provider Telkomsel, di samping kartu Mentari seperti yang selama ini sudah saya gunakan sejak tahun 2000. Alasan Ibu saya mengusulkan demikian, karena hanya saya saja ternyata [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu saya baru saja menggunakan Kartu Telepon <strong>As</strong> dari Telkomsel untuk mempermudah komunikasi antar anggota keluarga. Hal ini bermula ketika Ibu saya mengusulkan supaya saya menggunakan provider Telkomsel, di samping kartu Mentari seperti yang selama ini sudah saya gunakan sejak tahun 2000. Alasan Ibu saya mengusulkan demikian, karena hanya saya saja ternyata yang belum menggunakan provider Telkomsel di keluarga kami. Sebelumnya hanya saya dan abang saya yang selama ini menggunakan kartu Mentari dari Indosat. Tapi belakangan, abang saya akhirnya sudah menggunakan provider Telkomsel juga. </p>
<p>Akhirnya, mau tidak mau, suka tidak suka, saya pun harus menggunakan dua telepon genggam. Sesuatu yang sebenarnya saya hindari sejak dulu. Maklumlah, jujur saja, saya paling repot kalau harus mengantongi dua telepon genggam jika bepergian. Demi memenuhi keinginan Ibu saya, akhirnya saya pun menggunakan provider Telkomsel. Setelah diskusi dengan Ibu saya beberapa menit dan setelah melalui beberapa pertimbangan kartu apa yang akan saya pakai, saya memutuskan untuk menggunakan kartu As seperti yang digunakan oleh Ibu saya.</p>
<p>Tiba saatnya hari ini saya harus mengisi ulang pulsa Kartu As tersebut. Selama ini saya mengisi ulang pulsa kartu Mentari saya menggunakan <a href="https://ibank.klikbca.com/" title="Internet Banking KlikBCA" target="_blank">Internet Banking BCA</a>. Fasilitas Internet Banking ini memang sangat membantu saya untuk mengisi ulang kartu telepon yang saya gunakan, tanpa harus capek-capek keluar rumah atau keluar kantor untuk membeli pulsa atau ke ATM. Yang namanya baru pertama kali mengisi ulang pulsa kartu As, apalagi di pilihan <strong>Jenis Voucher</strong> tidak ada pilihan <strong>As</strong>, sempat juga saya bingung. </p>
<p>Sebagai informasi saja, di pilihan Jenis Voucher hanya ada pilihan <strong>Simpati</strong>, <strong>XL VOUCHER</strong>, <strong>Mentari</strong>, <strong>IM3</strong>, <strong>SMARTFREN</strong>, <strong>STARTONE PREPAID</strong>, <strong>TELKOM FLEXI TRENDY</strong>, <strong>3 PRABAYAR</strong>, dan <strong>AXIS</strong>. Sempat juga saya search lewat Google siapa tahu ada yang pernah share artikel berisi pengalaman isi ulang pulsa Kartu As lewat KlikBCA, tapi tak satu pun artikel yang memenuhi keinginan saya.</p>
<p>Tiba-tiba, logika pemrograman yang saya gunakan selama ini dalam bekerja berjalan sendiri, ehm, ditambah sedikit nekat dan coba-coba, hehehe&#8230; Saya memilih <strong>Simpati</strong> dan nilai Pulsa yang paling rendah saat itu Rp 25.000 (hehe, lagi-lagi ilmu ekonomi berjalan, dengan harapan jika pun seandainya gagal, uang yang hangus tidak terlalu besar). Sampai akhirnya di langkah terakhir semua proses saya ikuti, kira-kira berselang 3 detik kemudian, tiba-tiba nada pesan bunyi di HP saya. Setelah saya cek, senang bercampur kaget akhirnya menjadi satu ketika membaca SMS dari TELKOMSEL yang bunyinya: &#8220;Terimakasih telah melakukan pengisian ulang dgn SN 41000140561331 senilai 25000. Internetan 7hari hny Rp5rb hub *363*5000# dr ponselmu&#8221;. Tak disangka dan tak diduga, akhirnya berhasil juga isi ulang pulsanya. </p>
<p>Sengaja saya share pengalaman ini, di samping untuk membantu saya di kemudian hari jika lupa dengan pengalaman hari ini, mudah-mudahan juga bermanfaat buat Anda yang baru pertama kali menggunakan kartu As dan ingin <a href="http://www.klikbca.com/demo/swf/pembelian00.html" title="Demo isi ulang pulsa lewat KlikBCA" target="_blank">mengisi ulang pulsa lewat Internet Banking BCA</a>. Untuk Internet Banking Bank lainnya, saya belum coba. Jadi, kalau Anda punya pengalaman dengan Bank lainnya, monggo, jangan ragu-ragu untuk membagikan pengalaman Anda dengan cara menulis komentar di bawah artikel ini. Makasih, ya.</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.masinosinaga.com%2Fid%2Fumum%2Fcara-mengisi-ulang-pulsa-kartu-telepon-as-lewat-klikbca%2F&amp;title=Cara%20Mengisi%20Ulang%20Pulsa%20Kartu%20Telepon%20As%20Lewat%20KlikBCA" id="wpa2a_4"><img src="http://www.masinosinaga.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.masinosinaga.com/id/umum/cara-mengisi-ulang-pulsa-kartu-telepon-as-lewat-klikbca/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tolong Jangan Katakan &#8220;data-data&#8221;, Cukup Katakan &#8220;data&#8221;!</title>
		<link>http://www.masinosinaga.com/id/umum/tolong-jangan-katakan-data-data-cukup-katakan-data/</link>
		<comments>http://www.masinosinaga.com/id/umum/tolong-jangan-katakan-data-data-cukup-katakan-data/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Sep 2011 16:59:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Masino Sinaga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.masinosinaga.com/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[Saya heran kenapa masih banyak orang yang menyebut istilah &#8220;data-data&#8221; daripada &#8220;data&#8221;. Padahal, seperti yang kita ketahui, &#8220;data&#8221; itu maknanya jamak (plural). Sedangkan bentuk tunggal dari &#8220;data&#8221; adalah &#8220;datum&#8221;. Tapi istilah &#8220;datum&#8221; jarang atau malah tidak pernah digunakan (paling tidak, itu yang selama ini saya amati). Pernahkah ada orang yang menyebutkan &#8220;datum-datum&#8221;? Hampir tidak pernah! [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Saya heran kenapa masih banyak orang yang menyebut istilah &#8220;data-data&#8221; daripada &#8220;data&#8221;. Padahal, seperti yang kita ketahui, &#8220;data&#8221; itu maknanya jamak (plural). Sedangkan bentuk tunggal dari &#8220;data&#8221; adalah &#8220;datum&#8221;. Tapi istilah &#8220;datum&#8221; jarang atau malah tidak pernah digunakan (paling tidak, itu yang selama ini saya amati). Pernahkah ada orang yang menyebutkan &#8220;datum-datum&#8221;? Hampir tidak pernah! Sepertinya akan lebih baik jika mereka cukup menyebutkan &#8220;data&#8221; saja, dan bukan &#8220;data-data&#8221; seperti yang selama ini sering kita lihat melalui media televisi.</p>
<p>Penggunaan istilah &#8220;data-data&#8221; selama ini sebagian besar digalakkan oleh para pembaca berita atau presenter di televisi. Bahkan mereka yang terlibat di dalam suatu program acara di televisi itu pun, baik yang diwawancarai; maupun yang mewancarai ikut-ikutan dan latah. Tidak itu saja, pejabat negara yang sering berpidato, tokoh publik, artis, maupun masyarakat (yang terakhir ini tentu saja terpengaruh dari yang sebelumnya disebutkan tadi), dengan bangga dan lantangnya mengatakan &#8220;data-data&#8221;, tanpa merasa janggal atau merasa bersalah sedikitpun. </p>
<p>Yang saya lebih tidak habis pikir lagi adalah, apakah produser suatu acara di televisi itu tidak belajar bahasa Indonesia ya? Padahal, yang namanya istilah yang sering disebut secara berulang-ulang, pastilah prosedur acara itu seharusnya (bahkan wajib hukumnya) sudah memahami makna kata &#8220;data&#8221;, sehingga di setiap acara mereka wajib mengingatkan agar anak buahnya tidak menyebut istilah &#8220;data-data&#8221;? Berarti selama ini tidak ada satu orang pun yang mengawasi dan mengkoreksi apa yang sudah mereka sampaikan lewat program acara televisi tadi. Hm, luar biasa!</p>
<p>Ya begitulah akhirnya, orang-orang itu secara langsung dan tidak langsung ikut berperan serta menyebarluaskan istilah yang tidak tepat, dan pada akhirnya menjadi istilah yang dibenarkan di lingkungan masyarakat sampai saat ini. Sungguh suatu kondisi yang memprihatinkan.</p>
<p>Baiklah kalau ternyata mereka belum mengetahui istilah yang benar, meskipun tetap saja sangat aneh rasanya mereka tidak mengetahui istilah &#8220;data&#8221; adalah yang tepat. Mari kita maafkan saja kesalahan dan dosa mereka, sama seperti Tuhan telah mengampuni kesalahan dan dosa kita. </p>
<p>Kalau ternyata Anda baru kali ini tahu perbedaan antara &#8220;datum&#8221; dan &#8220;data&#8221; dan selama ini Anda termasuk salah satu dari sekian banyaknya orang yang pernah menggunakan istilah &#8220;data-data&#8221;, maka saya menganjurkan agar Anda pada hari ini juga segera bertobat dan kembalilah ke jalan yang benar. Mohon dengan sangat untuk tidak latah atau tidak ikut-ikutan atau tidak menyebutkan lagi istilah &#8220;data-data&#8221; setelah Anda membaca artikel ini. Cukup katakan &#8220;data&#8221;! </p>
<p>Tolong jangan melakukan kesalahan yang sama lebih dari satu kali, dan tolong sebar-luaskan artikel ini kepada siapa pun. Terima kasih.</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.masinosinaga.com%2Fid%2Fumum%2Ftolong-jangan-katakan-data-data-cukup-katakan-data%2F&amp;title=Tolong%20Jangan%20Katakan%20%E2%80%9Cdata-data%E2%80%9D%2C%20Cukup%20Katakan%20%E2%80%9Cdata%E2%80%9D%21" id="wpa2a_6"><img src="http://www.masinosinaga.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.masinosinaga.com/id/umum/tolong-jangan-katakan-data-data-cukup-katakan-data/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Menghapus Surel di Server Gmail Setelah Menerimanya Melalui Klien Surel</title>
		<link>http://www.masinosinaga.com/id/surel/bagaimana-menghapus-surel-di-server-gmail-setelah-menerimanya-melalui-klien-surel/</link>
		<comments>http://www.masinosinaga.com/id/surel/bagaimana-menghapus-surel-di-server-gmail-setelah-menerimanya-melalui-klien-surel/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Sep 2011 12:51:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Masino Sinaga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surel]]></category>
		<category><![CDATA[Akun Surel]]></category>
		<category><![CDATA[klien surel]]></category>
		<category><![CDATA[Surel Gmail]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.masinosinaga.com/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda sedang menggunakan klien surel untuk menerima surel Gmail, biasanya, Anda ingin agar surel-surel tersebut langsung dihapus di server Gmail karena mereka sudah berhasil diunduh dari klien surel Anda, bukan? Sayangnya, kondisi ini tidak terjadi seperti yang selama ini saya alami setelah menggunakan Gmail selama beberapa bulan melalui klien surel yang bernama: Mozilla Thunderbird. [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Jika Anda sedang menggunakan klien surel untuk menerima surel Gmail, biasanya, Anda ingin agar surel-surel tersebut langsung dihapus di server Gmail karena mereka sudah berhasil diunduh dari klien surel Anda, bukan? Sayangnya, kondisi ini tidak terjadi seperti yang selama ini saya alami setelah menggunakan Gmail selama beberapa bulan melalui klien surel yang bernama: Mozilla Thunderbird. Surel-surel yang sudah diunduh tadi ternyata masih berada di server Gmail! Tentu saya dapat membuktikannya dengan cara login ke akun Gmail saya melalui browser, dan memeriksanya di Inbox saya. Lalu pertanyaannya adalah, Bagaimana saya mengubah kondisi ini sehingga setiap kali setelah saya mengecek surel Gmail saya menggunakan klien surel, maka semua surel-surel tadi akan langsung dihapus dari server Gmail? Bagi Anda yang mengalami permasalahan yang sama, berikut ini solusi untuk mengatasinya.</p>
<p>Ikutilah langkah-langkah berikut:</p>
<ol>
<li>
Login ke akun Gmail Anda menggunakan browser.
</li>
<li>
Setelah berhasil, klik menu <strong>Mail Settings</strong> di pojok kanan atas halaman, lalu klik tab yang bernama <strong>Forwarding and POP/IMAP</strong>.
</li>
<li>
Dari bagian <strong>POP Download:</strong>, pastikan bahwa nilai untuk item <strong>1. Status</strong> adalah <strong>POP is enabled</strong>. Itu artinya, semua surel-surel Gmail dapat diunduh menggunakan klient surel Anda sehingga Anda dapat mengakses surel-surel tadi meskipun Anda tidak sedang terhubung ke Internet.
</li>
<li>
Masih pada bagian <strong>POP Download:</strong>, perhatikan pada item <strong>2. When messages are accessed with POP</strong>. Di situ Anda melihat bahwa nilai standar untuk item ini ternyata masih <strong>keep Gmail&#8217;s copy in the Inbox</strong>. Itulah alasan mengapa surel-surel tidak langsung dihapus setelah Anda mengecek dan menerimanya melalui klien surel.
</li>
<li>
Sekarang ganti nilai pilihan tadi menjadi <strong>delete Gmail&#8217;s copy</strong>, lalu klik tombol <strong>Save Changes</strong> untuk menyimpan pengaturan yang baru.
</li>
<li>
Logout dari akun Gmail via browser tadi, lalu cobalah sekarang untuk memeriksa surel-surel Gmail Anda menggunakan klien surel seperti biasa.
</li>
</ol>
<p>Catatan:<br />
- <strong>Surel</strong> merupakan singkatan dari <strong>Surat Elektronik</strong>, yaitu istilah baku Teknologi Informasi bahasa Indonesia yang sama artinya dengan istilah <strong>email</strong> dalam bahasa Inggris.<br />
- <strong>Klien surel</strong> merupakan istilah baku Teknologi Informasi bahasa Indonesia yang sama artinya dengan istilah <strong>mail client</strong> dalam bahasa Inggris. Beberapa contoh klien surel yang sering digunakan adalah: Mozilla Thunderbird, Microsoft Outlook Express, Eudora, dan sebagainya.</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.masinosinaga.com%2Fid%2Fsurel%2Fbagaimana-menghapus-surel-di-server-gmail-setelah-menerimanya-melalui-klien-surel%2F&amp;title=Bagaimana%20Menghapus%20Surel%20di%20Server%20Gmail%20Setelah%20Menerimanya%20Melalui%20Klien%20Surel" id="wpa2a_8"><img src="http://www.masinosinaga.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.masinosinaga.com/id/surel/bagaimana-menghapus-surel-di-server-gmail-setelah-menerimanya-melalui-klien-surel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekarang Anda Bisa Mencari Kodepos Indonesia via Google dengan Cepat dan Mudah!</title>
		<link>http://www.masinosinaga.com/id/kodepos/sekarang-anda-bisa-mencari-kodepos-indonesia-via-google-dengan-cepat-dan-mudah/</link>
		<comments>http://www.masinosinaga.com/id/kodepos/sekarang-anda-bisa-mencari-kodepos-indonesia-via-google-dengan-cepat-dan-mudah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Aug 2011 04:32:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Masino Sinaga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kodepos]]></category>
		<category><![CDATA[Kodepos Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.masinosinaga.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda ingin mencari data Kodepos Indonesia berdasarkan data gang, jalan, kelurahan, atau kecamatannya, maka sekarang Anda sudah dapat mencarinya dengan mudah melalui mesin pencarian Google. Cukup ketikkan kata kunci yang Anda inginkan dari Google, lalu tekan Enter, maka Google dengan senang hati akan menampilkan hasilnya dengan cepat, dan hasil pencariannya akan relatif lebih tepat [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah Anda ingin mencari data Kodepos Indonesia berdasarkan data gang, jalan, kelurahan, atau kecamatannya, maka sekarang Anda sudah dapat mencarinya dengan mudah melalui mesin pencarian <a href="http://www.google.com" title="Google" target="_blank">Google</a>. Cukup ketikkan kata kunci yang Anda inginkan dari Google, lalu tekan Enter, maka Google dengan senang hati akan menampilkan hasilnya dengan cepat, dan hasil pencariannya akan relatif lebih tepat dengan data yang sedang Anda cari. Hasil-hasil pencarian tersebut umumnya akan ditampilkan oleh Google ke <a href="http://kodepos.indonesiaweb.info/" title="Situs Kodepos Indonesia" target="_blank">situs ini</a>.</p>
<p>Misalkan saja Anda ingin mencari kodepos <strong>Jalan Medan Merdeka Utara di Jakarta</strong>, maka ketikkan kata kunci berikut di Google: <strong>kodepos jalan medan merdeka utara jakarta</strong> lalu tekan Enter. Google akan menampilkan hasil pencarian ke salah satu dari beberapa link yang terkait dengan pencarian Anda, yaitu: <a href="http://kodepos.indonesiaweb.info/jalan/kodepos-jalan-medan-merdeka-utara-kelurahan-gambir-kecamatan-gambir-jakarta" title="kodepos jalan medan merdeka utara jakarta" target="_blank">http://kodepos.indonesiaweb.info/jalan/kodepos-jalan-medan-merdeka-utara-kelurahan-gambir-kecamatan-gambir-jakarta</a>. </p>
<p>Mungkin, Anda sudah pernah mencoba mencari kodepos alamat tertentu dari Google, tapi kenyataannya Google mengembalikan hasil yang kurang memuaskan. Hal ini bisa saja terjadi, karena ada beberapa jalan atau daerah di Indonesia yang baru dibentuk kemudian, sebagai hasil pemekaran wilayah. Untuk kasus seperti ini, maka cara alternatif yang dapat Anda lakukan adalah dengan mencari berdasarkan informasi lainnya yang Anda ketahui. Sebagai contoh, Anda ingin mencari kodepos berdasarkan jalannya, tapi setelah dicari di Google, Anda tidak menemukan hasil yang memuaskan. Untungnya, karena Anda mengetahui bahwa jalan tersebut berada di kelurahan atau kecamatan tertentu, maka Anda dapat mencarinya berdasarkan data kelurahan atau kecamatannya. Misalkan jalan yang sedang Anda cari berada di kelurahan <strong>Cideng</strong> di kota Jakarta, maka cukup ketikkan kata kunci berikut di Google: <strong>kodepos kelurahan cideng</strong> lalu tekan Enter. Google akan menampilkan hasil yang paling mendekati dengan kata kunci tadi ke alamat berikut: <a href="http://kodepos.indonesiaweb.info/kelurahan/kodepos-kelurahan-cideng-kecamatan-gambir-jakarta-pusat" title="kodepos kelurahan cideng" target="_blank">http://kodepos.indonesiaweb.info/kelurahan/kodepos-kelurahan-cideng-kecamatan-gambir-jakarta-pusat</a>.</p>
<p>Betapa mudah dan cepatnya! <img src='http://www.masinosinaga.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>O iya, tidak seperti beberapa situs yang menampilkan informasi Kodepos Indonesia lainnya yang tidak mendukung pemakaian beberapa bahasa, situs Kodepos Indonesia yang sedang kita bicarakan di atas tadi sudah mendukung pemakaian multi bahasa. Anda dapat menampilkan informasi apakah dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia. Anda juga dapat menterjemahkan atau mengganti isi suatu halaman dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia (dan juga sebaliknya) ketika Anda sedang menampilkan halaman tertentu. Anda akan menemuukan informasi lainnya yang umumnya sering ditampilkan di halaman itu. Sebagai contoh, ketika Anda mencari kodepos jalan tertentu, maka di samping Anda akan menemukan informasi kodeposnya, Anda juga akan menemukan bahwa jalan tersebut berada di kelurahan dan atau kecamatan dan propinsi yang belum Anda duga sebelumnya seperti pada contoh di atas tadi. </p>
<p>Paling tidak, situs Kodepos Indonesia di atas tadi sudah dapat menampilkan informasi kodepos yang Anda cari beserta informasi yang berguna lainnya dalam bahasa Inggris, sebagai salah satu bahasa Internasional di planet ini! </p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.masinosinaga.com%2Fid%2Fkodepos%2Fsekarang-anda-bisa-mencari-kodepos-indonesia-via-google-dengan-cepat-dan-mudah%2F&amp;title=Sekarang%20Anda%20Bisa%20Mencari%20Kodepos%20Indonesia%20via%20Google%20dengan%20Cepat%20dan%20Mudah%21" id="wpa2a_10"><img src="http://www.masinosinaga.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.masinosinaga.com/id/kodepos/sekarang-anda-bisa-mencari-kodepos-indonesia-via-google-dengan-cepat-dan-mudah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Cara Memapping FindNext dan FindPrevious ke Shortcut F3 dan Shift+F3 di Microsoft Word 2007</title>
		<link>http://www.masinosinaga.com/id/kantor/bagaimana-cara-memapping-findnext-dan-findprevious-ke-shortcut-f3-dan-shiftf3-di-microsoft-word-2007/</link>
		<comments>http://www.masinosinaga.com/id/kantor/bagaimana-cara-memapping-findnext-dan-findprevious-ke-shortcut-f3-dan-shiftf3-di-microsoft-word-2007/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jul 2011 08:58:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Masino Sinaga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kantor]]></category>
		<category><![CDATA[Cari F3]]></category>
		<category><![CDATA[CariBerikutnya]]></category>
		<category><![CDATA[CariSebelumnya]]></category>
		<category><![CDATA[Macro Word]]></category>
		<category><![CDATA[MS Word 2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.masinosinaga.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Pendahuluan Anda pasti sudah pernah menggunakan fitur pencarian (Search) di Microsoft Word. Kalau belum, sekarang saatnya untuk mencoba, hehe&#8230; Untuk menampilkan form Search tersebut, biasanya Anda menekan tombol Alt + E + F, atau tombol Ctrl + F di keyboard Anda. Sesudah itu, Anda mengetikkan kata kunci yang dicari, lalu menekan tombol Find Next pada [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2>Pendahuluan</h2>
<p>Anda pasti sudah pernah menggunakan fitur pencarian (Search) di Microsoft Word. Kalau belum, sekarang saatnya untuk mencoba, hehe&#8230; Untuk menampilkan form Search tersebut, biasanya Anda menekan tombol <strong>Alt</strong> + <strong>E</strong> + <strong>F</strong>, atau tombol <strong>Ctrl</strong> + <strong>F</strong> di keyboard Anda. Sesudah itu, Anda mengetikkan kata kunci yang dicari, lalu menekan tombol <strong>Find Next</strong> pada kotak dialog Search untuk mulai mencari. Jika ditemukan, biasanya Anda akan mengklik lagi tombol <strong>Find Next</strong> untuk mencari apakah kata kunci tadi masih ditemukan di lokasi lainnya pada file Word tersebut. Demikian seterusnya, setiap kali Anda ingin memastikan apakah data yang dicari itu ditemukan atau tidak, maka Anda akan menekan tombol <strong>Find Next</strong> di kotak dialog Search. </p>
<h2>Permasalahan</h2>
<p>Yang menjadi permasalahan adalah, jika kata kunci yang Anda cari tersebut ternyata ditemukan di lebih dari satu lokasi dan atau halaman, kemudian Anda harus mengganti kata yang ditemukan tadi dengan kata lain yang tidak harus sama setiap kali berhasil menemukannya (tergantung keadaan dan konteks di mana kata tersebut berada), lama-kelamaan Anda akan merasa jengkel juga. Mengapa? Karena Anda akan direpotkan dengan pekerjaan berpindah antar jendela; dari kotak dialog Search ke jendela halaman Microsoft Word dan sebaliknya, untuk mencari kemudian mengubah kata-kata yang ditemukan tersebut. Belum lagi area jendela kotak dialog Search yang sering kali menghalangi dan mengganggu pandangan Anda untuk melihat kata yang ditemukan di halaman Microsoft Word.</p>
<p>O iya, sekedar untuk memfokuskan pembahasan di tulisan, dalam hal ini kita mengabaikan fungsi <strong>Replace All</strong> yang terdapat pada kotak dialog Search. Mengapa? Karena fitur <strong>Replace All</strong> akan menimpa semua kata yang sesuai dengan kriteria pencarian, tapi sayangnya, sering kali kita tidak menginginkan hal itu terjadi. Jika tidak hati-hati menggunakan Replace All ini, maka kata yang seharusnya tidak kita inginkan untuk ditimpa (karena tidak sesederhana itu untuk mengganti semua kata yang terdapat di dalam kalimat), malah akan justru tertimpa dengan data yang baru. Alhasil, ada beberapa konteks kalimat yang menjadi kacau jadinya.</p>
<p>Kembali ke topik! Biasanya setelah Anda menekan tombol <strong>Find Next</strong>, Anda harus menggeser/memindahkan kursor mouse Anda dari kotak dialog Search ke halaman file Microsoft Word tadi, kemudian mengubah data yang ditemukan tadi. Setelah itu, Anda kembali lagi ke kotak dialog Search, lalu mengklik tombol <strong>Find Next</strong> untuk mencari apakah masih ada data yang ditemukan atau tidak. Demikian seterusnya sampai kata terakhir yang ditemukan. Lalu, apakah ada cara yang lebih mudah dan menyenangkan untuk melakukan pekerjaan ini?</p>
<h2>Solusi</h2>
<p>Sekarang Anda tidak perlu khawatir lagi, karena ternyata ada teknik supaya Anda tidak selalu harus berpindah-pindah dari kotak dialog Search ke halaman Word dan sebaliknya. Dalam hal ini kita akan mencoba me-mapping atau memetakan fungsi pencarian berikutnya (FindNext) ke tombol shortcut <strong>F3</strong>, sekaligus menambahkan fungsi pencarian ke kata sebelumnya (FindPrevious) lalu memappingkannya ke tombol shortcut <strong>Shift+F3</strong>. </p>
<p>Baiklah kalau begitu. Kita langsung saja. Silahkan ikuti langkah-langkah berikut di bawah ini.</p>
<ol>
<li>Buka salah satu file <strong>Microsoft Word 2007</strong> milik Anda.</li>
<li>Pastikan di menu bagian atas, sudah muncul tab yang bernama <strong>Developer</strong>.</li>
<li>Jika tab menu <strong>Developer</strong> ini belum ada, maka Anda dapat menampilkannya dengan cara berikut ini (abaikan langkah ini jika menu <strong>Developer</strong> sudah muncul di bagian atas Word Anda):</li>
<ul>
<li>Klik Office Button dari sebelah kiri paling atas dari Word 2007, lalu klik tombol <strong>Word Options</strong> sampai muncul kotak dialog <strong>Word Options</strong>.</li>
<li>Pastikan pada daftar di sebelah kiri sudah terpilih item <strong>Popular</strong>.</li>
<li>Selanjutnya, beri tanda centang di item <strong>Show Developer tab in the Ribbon</strong> yang terdapat di bagian <strong>Top options for working with Word</strong>.</li>
<li>Klik tombol <strong>OK</strong>.</li>
<li>Kini pada jendela Microsoft Word 2007 Anda, seharusnya sudah muncul tab baru di sebelah paling kanan yang bernama <strong>Developer</strong>.</li>
</ul>
<li>Sekarang pastikan Anda sudah mengklik menu tab <strong>Developer</strong>.</li>
<li>Klik sub menu <strong>Macros</strong>, selanjutnya muncul kotak dialog <strong>Macros</strong>.</li>
<li>Pada <strong>Macro name:</strong>, ketikkan dengan nama macro Anda, misalkan: <strong>MyMacro</strong> (nama Macro tidak boleh mengandung spasi), lalu klik tombol <strong>Create</strong>.</li>
<li>Selanjutnya akan muncul jendela <strong>Microsoft Visual Basic</strong>, dan di jendela sebelah kanan Anda melihat kode Sub MyMacro dst&#8230;, hapus semua kode tadi, lalu copy-paste kode berikut ke jendela editor kode yang sudah kosong:
<div class="codecolorer-container vb default" style="overflow:auto;white-space:nowrap;border:1px solid #9F9F9F;width:435px;"><div class="vb codecolorer" style="padding:5px;font:normal 12px/1.4em Monaco, Lucida Console, monospace;white-space:nowrap"><span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span> FindNext() &nbsp;<br />
&nbsp; &nbsp; DoFind <span style="color: #00C2FF; font-weight: bold;">True</span><br />
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span><br />
<br />
<span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span> FindPrevious()<br />
&nbsp; &nbsp; DoFind <span style="color: #00C2FF; font-weight: bold;">False</span><br />
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span><br />
<br />
<span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span> DoFind(findDirection <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">Boolean</span>)<br />
&nbsp; &nbsp; Selection.Find.Forward = findDirection<br />
&nbsp; &nbsp; Selection.Find.Execute<br />
&nbsp; &nbsp; <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span> Selection.Find.Found = <span style="color: #00C2FF; font-weight: bold;">False</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Then</span><br />
&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; MsgBox <span style="color: #800000;">&quot;Microsoft Word sudah tidak menemukan lagi data yang Anda cari.&quot;</span>, vbInformation, <span style="color: #800000;">&quot;Selesai&quot;</span><br />
&nbsp; &nbsp; <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span><br />
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span></div></div>
</li>
<li>Klik icon bergambar disket untuk menyimpan kode tersebut, lalu tutup jendela <strong>Microsoft Visual Basic</strong>.</li>
<li>Pastikan sekarang Anda sedang berada di jendela Microsoft Word 2007 yang pertama kali Anda buka tadi.</li>
<li>Klik icon <strong>Office Button</strong> yang berada di sebelah kiri atas dari jendela Microsoft Word 2007, lalu klik tombol <strong>Word Options</strong>.</li>
<li>Pada jendela <strong>Word Options</strong> yang muncul, klik menu <strong>Customize</strong>, lalu klik tombol <strong>Customize &#8230;</strong> yang terdapat di sebelah kanan teks <strong>Keyboard shortcuts:</strong>.</li>
<li>Selanjutnya muncul jendela <strong>Customize Keyboard</strong>, dan di bagian <strong>Categories:</strong>, pilih <strong>Macros</strong>, dan pastikan di daftar sebelah kanannya (Macros) Anda sudah melihat dua item, yaitu: <strong>FindNext</strong> dan <strong>FindPrevious</strong>.</li>
<li>Klik item <strong>FindNext</strong>, lalu klik textbox <strong>Press new shortcut key:</strong> di bawahnya, kemudian tekan <strong>F3</strong> di keyboard, maka di textbox tadi Anda akan melihat teks <strong>F3</strong>.</li>
<li>Klik tombol <strong>Assign</strong> untuk memappingkan antara fungsi <strong>FindNext</strong> dengan tombol shortcut <strong>F3</strong>.</li>
<li>Sekarang klik lagi item <strong>FindPrevious</strong>, lalu klik textbox <strong>Press new shortcut key:</strong> di bawahnya, kemudian tekan <strong>Shift+F3</strong> di keyboard, maka di textbox tadi Anda akan melihat teks <strong>Shift+F3</strong>.</li>
<li>Klik tombol <strong>Assign</strong> untuk memappingkan antara fungsi <strong>FindPrevious</strong> dengan tombol shortcut <strong>Shift+F3</strong>.</li>
<li>Tekan tombol <strong>Close</strong> untuk menutup jendela <strong>Customize Keyboard</strong>, lalu klik lagi tombol <strong>OK</strong> untuk menutup jendela <strong>Word Options</strong>.</li>
<li>Sekarang seharusnya Anda sudah kembali lagi ke jendela Microsoft Word 2007, lalu coba tekan <strong>Ctrl+F</strong> untuk menampilkan kotak dialog Search, ketikkan suatu kata kunci lalu tekan tombl <strong>Find Next</strong>, lalu tekan tombol <strong>Esc</strong> di keyboard Anda untuk menutup kotak dialog Search.</li>
<li>Sekarang tekan tombol <strong>F3</strong> di keyboard Anda, maka perhatikan sekarang Microsoft Word 2007 Anda otomatis mencari ke kata kunci berikutnya yang terdapat di file Word Anda tanpa harus menampilkan kotak dialog Search.</li>
<li>Hal yang sama dapat Anda lakukan untuk pencarian ke sebelumnya dengan menekan tombol <strong>Shift+F3</strong> pada keyboard.</li>
</ol>
<p>Selamat! Sekarang pekerjaan Anda menjadi jauh lebih mudah daripada yang sebelumnya. Hidup pun menjadi semakin bergairah! <img src='http://www.masinosinaga.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h2>Kesimpulan</h2>
<p>Sekarang Anda sudah bisa melakukan pencarian data di file Microsoft Word 2007 dengan mudah dan cepat. Setelah Anda melakukan pencarian, tutup kotak dialog Search, lalu tekan tombol <strong>F3</strong> di keyboard, maka aplikasi Microsoft Word akan mencari berikutnya tanpa harus selalu menampilkan kotak dialog Search (sama seperti pencarian yang biasa kita lakukan di aplikasi Notepad menggunakan F3). Sedangkan jika Anda menekan tombol <strong>Shift+F3</strong> di keyboard, maka aplikasi Microsoft Word akan mencari ke lokasi sebelumnya yang sudah ditemukan. Anda juga akan mendapatkan pesan yang bisa Anda kostumais sendiri isinya, apabila pencarian sudah tidak menemukan hasilnya lagi.</p>
<p>Berhubung yang saya gunakan adalah Microsoft Office 2007, maka solusi berikut ini saya implementasikan baru pada Microsoft Word 2007. Saya belum pernah mencoba hal ini di Microsoft Word versi lainnya. Silahkan Anda coba, lalu beritahukan hasilnya dengan meninggalkan komentar di bawah tulisan ini.</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.masinosinaga.com%2Fid%2Fkantor%2Fbagaimana-cara-memapping-findnext-dan-findprevious-ke-shortcut-f3-dan-shiftf3-di-microsoft-word-2007%2F&amp;title=Bagaimana%20Cara%20Memapping%20FindNext%20dan%20FindPrevious%20ke%20Shortcut%20F3%20dan%20Shift%2BF3%20di%20Microsoft%20Word%202007" id="wpa2a_12"><img src="http://www.masinosinaga.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.masinosinaga.com/id/kantor/bagaimana-cara-memapping-findnext-dan-findprevious-ke-shortcut-f3-dan-shiftf3-di-microsoft-word-2007/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Mengeset Server SMTP dan POP di Akun Gmail</title>
		<link>http://www.masinosinaga.com/id/surel/bagaimana-mengeset-server-smtp-dan-pop-di-akun-gmail/</link>
		<comments>http://www.masinosinaga.com/id/surel/bagaimana-mengeset-server-smtp-dan-pop-di-akun-gmail/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Aug 2010 08:38:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Masino Sinaga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surel]]></category>
		<category><![CDATA[Akun Surel]]></category>
		<category><![CDATA[klien surel]]></category>
		<category><![CDATA[Protokol POP]]></category>
		<category><![CDATA[Protokol SMTP]]></category>
		<category><![CDATA[Surel Gmail]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.masinosinaga.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu keuntungan dari akun surel Gmail adalah adanya fasilitas POP Server yang khusus disediakan oleh Gmail sehingga pemilik akun surel Gmail dapat mengunduh dengan mudah semua surel yang diterimanya dengan menggunakan klien surel apapun. Pada tulisan kali ini saya akan berbagi pengalaman kepada Anda bagaimana cara mengeset data SMTP dan POP untuk akun surel [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu keuntungan dari akun surel Gmail adalah adanya fasilitas POP Server yang khusus disediakan oleh Gmail sehingga pemilik akun surel Gmail dapat mengunduh dengan mudah semua surel yang diterimanya dengan menggunakan klien surel apapun. Pada tulisan kali ini saya akan berbagi pengalaman kepada Anda bagaimana cara mengeset data SMTP dan POP untuk akun surel di Gmail. Kali ini saya menggunakan klien surel Mozilla Thunderbird, dan selama ini berjalan dengan baik.</p>
<p>Server Settings:<br />
- Server Type: <strong>POP Mail Server</strong><br />
- Server Name: <strong>pop.gmail.com</strong><br />
- User Name: (namaakunsurelanda), contoh: akun surel saya adalah jojon@gmail.com, maka saya isikan: <strong>jojon@gmail.com</strong> (sesuaikan dengan akun surel Anda).<br />
- Port: <strong>995</strong><br />
- Connection Security: <strong>SSL/TLS</strong><br />
- Authentication method: <strong>Normal password</strong></p>
<p>Outgoing Server (SMTP):<br />
- Description: <strong>Gmail</strong><br />
- Server Name: <strong>smtp.gmail.com</strong><br />
- Port: <strong>587</strong><br />
- Connection Security: <strong>STARTTLS</strong><br />
- Authentication method: <strong>Normal password</strong><br />
- User Name: (namaakunsurelanda), contoh: untuk contoh akun di atas tadi, maka saya isikan di sini: <strong>jojon@gmail.com</strong></p>
<p>Semoga bermanfaat. Jika misalnya Anda mengetahui bahwa terjadi perubahan pengaturan yang dilakukan oleh Gmail, jangan segan-segan untuk meninggalkan komentar Anda di sini. Terima kasih.</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.masinosinaga.com%2Fid%2Fsurel%2Fbagaimana-mengeset-server-smtp-dan-pop-di-akun-gmail%2F&amp;title=Bagaimana%20Mengeset%20Server%20SMTP%20dan%20POP%20di%20Akun%20Gmail" id="wpa2a_14"><img src="http://www.masinosinaga.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.masinosinaga.com/id/surel/bagaimana-mengeset-server-smtp-dan-pop-di-akun-gmail/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Solusi bagi Mereka yang Tidak Bisa Kirim Surel Melalui Koneksi Internet Menggunakan Modem EVDO Smart</title>
		<link>http://www.masinosinaga.com/id/surel/solusi-bagi-mereka-yang-tidak-bisa-kirim-surel-melalui-koneksi-internet-menggunakan-modem-evdo-smart/</link>
		<comments>http://www.masinosinaga.com/id/surel/solusi-bagi-mereka-yang-tidak-bisa-kirim-surel-melalui-koneksi-internet-menggunakan-modem-evdo-smart/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Aug 2010 15:07:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Masino Sinaga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surel]]></category>
		<category><![CDATA[gagal kirim surel]]></category>
		<category><![CDATA[koneksi Internet Smart]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.masinosinaga.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Saya sudah menggunakan klien surel Mozilla Thunderbird sekitar 2 minggu ini (setidaknya sampai saat saya menulis artikel ini) dari yang sebelumnya menggunakan klien surel Eudora. Bersamaan dengan hal tersebut, saya pun berpindah dalam hal penggunaan media koneksi Internet dari yang lama (menggunakan IM2) menjadi menggunakan Smart Telecom Indonesia. Segalanya berjalan lancar mulai dari proses memindahkan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sudah menggunakan klien surel <a href="http://www.mozillamessaging.com/en-US/thunderbird/" title="Surel klien Mozilla Thunderbird" target="_blank">Mozilla Thunderbird</a> sekitar 2 minggu ini (setidaknya sampai saat saya menulis artikel ini) dari yang sebelumnya menggunakan klien surel Eudora. Bersamaan dengan hal tersebut, saya pun berpindah dalam hal penggunaan media koneksi Internet dari yang lama (menggunakan IM2) menjadi menggunakan <a href="http://www.smart.co.id/" title="Smart Telecom Indonesia" target="_blank">Smart Telecom Indonesia</a>. </p>
<p>Segalanya berjalan lancar mulai dari proses memindahkan seluruh surel yang terdapat di klien surel yang lama ke klien surel yang baru Mozilla Thunderbird. Demikian juga dengan urusan cek atau terima surel, berjalan dengan mulus. Sampai suatu saat, saya menemukan sesuatu yang cukup menghambat aktivitas saya, yaitu dalam hal kirim-mengirim surel. Saya sama-sekali tidak bisa mengirim surel menggunakan SMTP milik setiap mail server yang selama ini saya pakai, kecuali jika menggunakan Gmail. </p>
<p>Entah apa penyebabnya, tapi yang jelas, hal ini terjadi begitu saya berpindah kepada media koneksi Internet menggunakan modem EVDO Smart. Setelah bertanya kepada Google, akhirnya solusi untuk mengatasi hal ini adalah dengan mengubah data SMTP dari yang semula menggunakan setting SMTP milik setiap mail server dari akun surel yang saya gunakan, kini cukup menggunakan satu setting SMTP saja, yaitu:</p>
<p><strong>smtp.smart.co.id</strong></p>
<p>Port standar yang digunakan masih tetap, yaitu 25. Sedangkan untuk autentifikasi, settingan ini tidak membutuhkannya sama sekali. Selain itu, saya tidak perlu mengeset Nama Pengguna (<em>Username</em>), juga tidak perlu mengeset <em>Connection Security</em> (None).</p>
<p>Saya tidak yakin apakah solusi ini berlalu juga pada Smart Telecom untuk negara-negara selain Indonesia. Jadi, silahkan Anda coba sendiri jika Anda mengalami permasalahan yang telah saya alami tadi.</p>
<p><u>Catatan:</u><br />
- surel: merupakan singkatan dari surat elektronik, yaitu terjemahan baku bahasa Indonesia untuk istilah aslinya dalam bahasa Inggris: <em>email</em>.<br />
- klien surel: merupakan terjemahan baku dari istilah aslinya dalam bahasa Inggris: <em>email client</em>.</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.masinosinaga.com%2Fid%2Fsurel%2Fsolusi-bagi-mereka-yang-tidak-bisa-kirim-surel-melalui-koneksi-internet-menggunakan-modem-evdo-smart%2F&amp;title=Solusi%20bagi%20Mereka%20yang%20Tidak%20Bisa%20Kirim%20Surel%20Melalui%20Koneksi%20Internet%20Menggunakan%20Modem%20EVDO%20Smart" id="wpa2a_16"><img src="http://www.masinosinaga.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.masinosinaga.com/id/surel/solusi-bagi-mereka-yang-tidak-bisa-kirim-surel-melalui-koneksi-internet-menggunakan-modem-evdo-smart/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Datang!</title>
		<link>http://www.masinosinaga.com/id/umum/selamat-datang/</link>
		<comments>http://www.masinosinaga.com/id/umum/selamat-datang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Aug 2010 15:23:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Masino Sinaga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi Buka Skrip]]></category>
		<category><![CDATA[Visual Basic Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.masinosinaga.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Terima kasih telah berkunjung. Bagi Anda yang datang ke sini karena mencari sumber kode Visual Basic 6, maka silahkan kunjungi Situs Visual Basic bersama Masino Sinaga. Maaf, situs tersebut hanya dalam bahasa Indonesia. Bagi Anda yang datang ke sini karena mencari solusi pemrograman skrip lainnya, maka silahkan kunjungi situs Open Script Solution. Situs ini merupakan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih telah berkunjung. </p>
<p>Bagi Anda yang datang ke sini karena mencari sumber kode Visual Basic 6, maka silahkan kunjungi <a href="http://www.visualbasicindonesia.com" title="Visual Basic Indonesia" target="_blank">Situs Visual Basic bersama Masino Sinaga</a>. Maaf, situs tersebut hanya dalam bahasa Indonesia.</p>
<p>Bagi Anda yang datang ke sini karena mencari solusi pemrograman skrip lainnya, maka silahkan kunjungi situs <a href="http://www.openscriptsolution.com" title="Open Script Solution" target="_blank">Open Script Solution</a>. Situs ini merupakan situs dalam beberapa bahasa, jadi Anda dapat membaca artikel baik dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia.</p>
<p>Semoga Anda mendapatkan yang sedang Anda cari.</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.masinosinaga.com%2Fid%2Fumum%2Fselamat-datang%2F&amp;title=Selamat%20Datang%21" id="wpa2a_18"><img src="http://www.masinosinaga.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.masinosinaga.com/id/umum/selamat-datang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.970 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2013-06-20 16:08:34 -->

<!-- Compression = gzip -->